Selasa, 24 November 2020

ROUTER

 Router adalah suatu alat yang ibaratnya perantara, jadi si router ini berguna untuk menguhubungkan beberapa jaringan/network, baik itu jaringan yang sama atau jaringan yang berbeda dari segi teknologinya karena alat yang berbeda semisal topologi bus, star, atau ring.

Router merupakan komputer yang memiliki komponen yang diperlukan untuk beroperasi, yang terdiri :

• Central Processing Unit (CPU)

• Sistem operasi (OS) - Router menggunakan Cisco IOS

• Memori dan penyimpanan (RAM, ROM, NVRAM, Flash, hard drive)

Router bertanggung jawab untuk melakukan routing lalu lintas antar jaringan.

 Gateway adalah suatu perangkat yang menghubungkan jaringan yang satu atau lebih jaringan dengan media komunikasi yang berbeda sehinga informasi pada saat jaringan  di alihkan akan berbeda dengan media jaringan yang berbeda.

Komputer dengan media komunikasi yang berbeda sehinga informasi pada saat jaringan komputer di alihkan akan berbeda dengan media jaringan yang berbeda.



CARA KERJA ROUTER

fungsi router adalah untuk menghubungkan beberapa jaringan dan memfasilitasi transmisi antar jaringan tersebut. Dalam hal ini, router membutuhkan setidaknya dua kartu jaringan atau NIC (Network Interface Car) yang dipasang pada setiap jaringan.


Konfigurasi Dasar Router Cisco

Anda ingin belajar bagaimana cara mengkonfigurasi router cisco? jangan khawatir , kali ini saya akan memberikan sedikit pengalaman tentang bagaimana mengkonfigurasi router cisco. Namun pada kesempatan ini saya hanya akan membahas tentang konfigurasi dasar, yaitu konfigurasi yang umumnya dilakukan oleh seorang administrator. Ok, simak saja, bahasan berikut ini.

Untuk mengkonfigurasi router dilakukan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah, membangun sesi console. Sesi console dibentuk dengan menghubungkan port console yang ada pada router dengan port COM 1 yang ada pada PC.

Seteleh sesi console terbentuk, selanjutnya mengaktifkan terminal emolusi, yang lazim digunakan pada Sistem Operasi windows adalah hyperterminal.


 Aktifkan hyperterminal, pastikan port yang dipilih adalah COM1, lalu konfigurasi :


Bits per second : 9600 bps

Data bits: 8

Parity : none

Stop bits:1

Flow control : none

Kemudian hidupkan router (power on), router akan melakukan proses boot up, setelah proses boot up selesai router akan menampilkan pesan “Would you like enter initial configuration dialog?” sebaiknya jawab “no”. lalu router menampilkan pesan “Press return to get start”. Untuk memulai kita tekan tombol “Enter”. Pada router yang belum dikonfigurasi maka router akan menampilkan prompt “router>” yang menandakan kita berada pada modus operasi user EXEC.


untuk memulai konfigurasi ketikan “enable” seperti contoh berikut :


Router> enable


Router#


Saat ini kita telah berada pada modus operasi privilege EXEC, konfigurasi biasanya dilakukan pada modus global configuration, artinya konfigurasi yang dilakukan pada modus ini akan mempengaruhi seluruh sistem. Kalau sebelumnya kita berada pada modus privillege EXEC maka untuk beralih ke modus global configuration perintahnya adalah:


Router#config terminal atau Router#conf t

Beberapa konfigurasi dasar yang perlu dilakukan adalah :

1. Hostname

sebagai pengenal agar sistem lebih mudah mengenali aksesi perangkat yang kita gunakan. Dan disini kita akan melakukan konfigurasi hostname pada perangkat yang ada di cisco packet tracer, misalnya switch dan router.

syntax :

cisco(config)#enable password kata-password yang diiinginkan

misal kata-password yang diinginkan adalah cisco, maka bentuk perintahnya

cisco(config)#enable password cisco


2. Enable Secret

Fungsinya untuk mengaktifkan kata secret pada perintah enable, fungsinya sama dengan perintah enable password, namun enable secret memiliki prioritas yang lebih tinggi dan kata secret dalam bentuk terenkripsi.

syntax :

cisco(config)#enable secret kata-secret yang diinginkan

misal kata secret yang diinginkan adalah class, maka bentuk perintahnya adalah

cisco(config)#enabel secret class


3. Line Console

sebuah port pada switch/router yang digunakan untuk untuk bisa mengakses melalui kabel console pada switch/router cisco yag menggunakan cli bukan gui.Dan juga mengamankan konfigurasi konfigurasi dalam switch/router jika ada yang mau masuk kedalamnya.jadi line console juga bisa bisa digunakan sebagai pengaman router cisco maupun switch cisco.

Contoh : 

cisco(config)#line console 0

cisco(config-line)#password kata-password yang diinginkan

cisco(config-line)#exec-timeout 5

cisco(config-line)#login


4. Line auxiliary

Berfungsi mengaktifkan password di line aux, agar hanya pengguna yang memiliki password saya yang bisa mengakses router via line aux. Router hanya memiliki 1 buah line aux.

cisco(config)#line aux 0

cisco(config-line)#password kata-password yang dibuat

cisco(config-line)#exec-timeout 5

cisco(config-line)#login


5. Line Virtual Terminal

Mengaktifkan password pada line virtual terminal, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saya yang bisa mengakses router melalui line virtual terminal. Router hanya memiliki 5 buah line virtual terminal (vty).

cisco(config)#line vty 0 4

cisco(config-line)#password kata-password yang diinginkan

cisco(config-line)#exec-timeout 5

cisco(config-line)#login


Adapun penjelasan melalui video : 


Muhamad Fikrinoor jayalaksana
17190053
13.3A,01


Pengertian dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

 Pengertian dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer


Jaringan switch atau hub switching adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan segmen jaringan atau perangkat jaringan.


Switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.


Fungsi Switch



Switch adalah perangkat telekomunikasi yang menerima pesan dari perangkat yang terhubung dengannya dan kemudian mengirimkan pesan hanya untuk perangkat yang pesan dimaksud atau sebagai sentral/konsentrator pada sebuah network. Hal ini membuat switch adalah perangkat yang lebih cerdas daripada hub (yang menerima pesan dan kemudian mengirimkan ke semua perangkat lain pada jaringan.) karena dapat mengecek frame yang error dan langsung membloknya

Switch jaringan memainkan peran integral dalam kebanyakan jaringan area lokal yang modern Ethernet (LAN). Mid-to-LAN berukuran besar mengandung sejumlah switch dikelola terkait. Kantor kecil / rumah kantor (SOHO) aplikasi biasanya menggunakan switch tunggal, atau semua tujuan-perangkat konvergensi seperti residental gateway untuk mengakses layanan broadband kantor kecil / rumah seperti DSL atau internet kabel.


Dalam sebagian besar kasus, perangkat pengguna akhir berisi router dan komponen yang antarmuka ke teknologi broadband tertentu fisik. Pengguna perangkat juga mungkin termasuk antarmuka telepon untuk VoIP.

Ethernet switch beroperasi pada lapisan data link dari model OSI untuk membuat collision domain yang terpisah untuk setiap port switch.


Dengan 4 komputer (misalnya, A, B, C, dan D) pada 4 port switch, A dan B dapat mentransfer data bolak-balik, sedangkan C dan D juga melakukannya secara bersamaan, dan kedua percakapan tidak akan mengganggu satu sama lain. Dalam kasus hub, mereka semua akan berbagi bandwidth dan jalankan di half duplex, sehingga tabrakan, yang kemudian akan memerlukan transmisi ulang. Menggunakan switch disebut microsegmentation. Hal ini memungkinkan komputer untuk memiliki bandwidth khusus pada point-to-point koneksi ke jaringan dan karena itu berjalan di full duplex tanpa tabrakan.


Peran Switch Dalam Jaringan

Switch dapat beroperasi pada satu atau lebih lapisan dari model OSI, termasuk data link dan jaringan. Perangkat yang beroperasi secara simultan pada lebih dari satu lapisan ini dikenal sebagai switch multilayer.

Dalam switch ditujukan untuk penggunaan komersial, antarmuka built-in atau modular memungkinkan untuk menghubungkan berbagai jenis jaringan, termasuk Ethernet, Fibre Channel, ATM, ITU-T G.hn dan 802,11. Konektivitas ini dapat di salah satu lapisan yang disebutkan. Sementara lapisan-2 fungsi tersebut cukup untuk bandwidth pengalihan dalam satu teknologi, interkoneksi teknologi seperti Ethernet dan token cincin lebih mudah pada lapisan 3.


Perangkat yang interkoneksi pada lapisan 3 secara tradisional disebut router, sehingga lapisan-3 switch juga dapat dianggap sebagai (relatif primitif) router. Dalam beberapa operator selular dan lingkungan lain di mana ada kebutuhan untuk banyak analisis kinerja jaringan dan keamanan, switch dapat dihubungkan antara router WAN sebagai tempat untuk modul analitik. Beberapa vendor menyediakan firewall, [2] [3] jaringan deteksi intrusi, [4] dan analisis modul kinerja yang dapat plug ke port switch. Beberapa fungsi mungkin pada modul gabungan. [5]


Dalam kasus lain, switch digunakan untuk menciptakan citra cermin data yang dapat pergi ke perangkat eksternal. Karena sebagian besar beralih port mirroring hanya menyediakan satu aliran cermin, hub jaringan dapat bermanfaat untuk mengipasi data ke beberapa read-only analisis, seperti sistem deteksi intrusi dan packet sniffers.


Switch terbagi menjadi dua, Switch Manage & Switch Unmanage :


1. Switch Managed


Switch managed adalah jenis switch yang memiliki fitur-fitur yang handal yang mampu mendukung kinerja switch dalam jaringan network komputer. Jadi wajar harganya lebih mahal. Switch unmanageable hanya memiliki kemampuan untuk meneruskan data saja dan tidak dapat melakukan pengaturan. Karena pada switch unmanageable semua pengaturan berlaku tetap. Sementara pada Switch manageable sifatnya lebih fleksible yang artinya memiliki sistem pengaturan sehingga kita bisa melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan kita. Tak hanya itu Switch manageable juga telah memiliki fitur untuk mengatur lalu lintas data.



2. Switch Unmanaged


Switch unmanaged tidak dapat melakukan pengaturan prioritas lalu lintas data dimana semua data memiliki prioritas yang sama, baik data yang urgent ataupun tidak. Namun lain hal pada switch managed memiliki kemmapyan untuk mengatur prioritas lalu lintas yang mana data yang urgent dapat dikirim dulu. Pada switch unmanage tidak memiliki fitur monitoring. Artinya Switch unmanage yang dipasang pada jaringan tidak bisa dicek melalui network atau jaringan. Dimana Pengecekan hanya dapat dilakukan untuk memastikan data yang dikirim telah sampai tujuan.



Macam-Macam Switch lainnya :


3. Smart Switch


Smart switch atau switch cerdas merupakan modifikasi switch yang karakteristiknya berada diantara managed dan unmanaged switch. Switch ini memanfaatkan teknologi web base untuk memberikan kenyamanan setiap penggunanya dalam melakukan konfigurasi dan pengaturan. 


Switch ini juga dilengkapi pengaturan otomatis dan dapat diubah sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan berbagai macam jaringan komputer.


4. Enterprise-Managed Switch



Sebuah switch untuk jaringan perusahaan dan digunakan dalam skala perusahaan dan pengguna yang relatif besar. Jaringan ini biasanya di monitor dan di konfigurasi oleh ahli jaringan dikarenakan tingkat kompleksitas dalam konsep topologi jaringan yang dibebankan pada switch ini.


Model dari switch memiliki perbedaan dalam mendukung perangkat dan jumlah workstation yang dapat dikelolanya. Namun secara garis besar, Switch umumnya memiliki 4 sampai dengan 8 port untuk perangkat ethernet.


Adapun penjelasan melalui video : https://www.youtube.com/watch?v=sF4FXSbQjwQ&feature=youtu.be


Muhamad Fikrinoor Jayalaksana

17190053

17.3A.01


 

Macam-Macam Topologi Jaringan 

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah salah satu cara untuk membuat sejumlah komputer saling terhubung, baik menggunakan kabel maupun nirkabel. Tujuan dari topologi jaringan adalah untuk mempermudah antar komputer saling berkomunikasi.

Macam-Macam Topologi Jaringan

1. Topologi Bus


Topologi Bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Sehingga komputer atau jaringan lain dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kelebihan :

  • Layout kabel sederhana sehingga instalasi relatif lebih mudah.
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya.
  • Hemat kabel sehingga biaya instalasi relatif lebih murah.
  • Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi berjalan.

Kekurangan :

  • Jika kabel utama atau backbone putus maka komunikasi gagal.
  • Bola kabel utama sangat panjang maka pencarian ganggu menjadi sulit.
  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client. yang mengirim pesan dan akan menurukan kecepatan komunikasi.
  • Keamanan data kurang terjamin.
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

2. Topologi Star


Topologi star merupakan bentuk jaringan yang mana terdapat satu penghubung (Hub/Switch) sebagai pusat dan setiap komputer terhubung ke penghubung tersebut. Hub/Switch ini posisinya ada di central dan berfungsi untuk menghubungkan satu komputer ke setiap komputer yang terhubung dan juga menghubungkan komputer ke File Server.

Kelebihan:

  • Tingkat keamanan tergolong tinggi
  • Mudahnya dalam penambahan komputer baru yang ingin disambungkan
  • Apabila ada yang eror mudah untuk dideteksi
  • Paling fleksibel diantara topologi jaringan yang lainnya
  • Kemudahan dalam mengontrol karena sistemnya yang terpusat

Kekurangan:

  • Apabila Hub/Switch rusak maka keseluruhan jaringan juga rusak
  • Lumayan boros dalam penggunaan kabel
  • Hub sangat sensitif, karena dia sebagai tempat central bagi jaringan
  • Tergantung spesifikasi Hubnya, apabila rendah maka performa sistem jaringan juga rendah
  • Biaya lebih mahal
3. Topologi Mesh



Topologi jaringan mesh atau jala adalah sistem topologi di mana koneksi antar komputer saling terhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antarkomputer secara langsung seperti ini disebut dedicated link.

Pada umumnya, jenis topologi jaringan seperti ini diperuntukkan pada sistem topologi yang memiliki perangkat komputer sedikit. Jaringan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena langsung dikirim menuju komputer yang dituju tanpa perantara.

Ciri-ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah menggunakan banyak kabel karena koneksi langsung dihubungkan antarkomputer. Selain itu, topologi mesh biasanya memiliki lebih dari dua port I/O, serta memiliki konfigurasi yang berbeda pada setiap node.

Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.

  • Dengan dedicated link, data yang ditransfer mengalir lebih cepat ke komputer yang dituju.
  • Kerusakan salah satu komponen tidak akan memengaruhi komponen jaringan yang lain.
  • Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis lainnya.
  • Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi gangguan.

Berikut ini adalah kekurangan sistem topologi mesh:

  • Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
  • Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  • Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi.
4. Topologi Tree


Topologi jaringan komputer tree juga disebut sebagai topologi pohon. Jenis topologi ini
merupakan gabungan topologi bus dan juga star. Jenis topologinya dipakai untuk interkoneksi antara hirakri dengan pusat berbeda.

Kelebihan dan kekurangan topologi tree :
Jenis jaringan ini bisa dikembangkan sesuai keinginan karena mudah untuk dilakukan. Susunan topologinya juga terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data lebih mudah untuk dilakukan. Sayangnya, topologi ini mempunyai kinerja jaringan yang lamban. Belum lagi biaya instalasi juga mahal karena membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Ring


Topologi ring atau topologi cincin adalah Topologi jaringan yang rangkaiannya berupa titik yang mana masing-masing titik bagian kanan dan kirinya terhubung ke dua titik lainnya sampai ke komputer yang pertama dan akhirnya membentuk cincin atau lingkaran.

Titik yang ada pada topologi cincin tersebut berfungsi memperkuat sinyal di setiap rangkaiannya atau sebagai repeater. Cara kerjanya yaitu: komputer 1 berencana mengirim file ke komputer 4 ? supaya terkirim maka file harus melewati komputer 2 dan 3? baru kemudian komputer 4 menerima file tersebut.

Dengan metode seperti itu, sinyal dan aliran data tetap akan stabil. Arah aliran datanya bisa searah jarum jam atau berlawan dengan jarum jam, tergantung dengan kebutuhan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring

Kelebihan:

  • Mudah dalam perancangan dan pembuatan
  • performa sinyal dan aliran data stabil, bahkan lebih baik dari topologi bus, meskipun mengalirkan data yang berat
  • Jika terjadi masalah, mudah untuk dilakukan konfigurasi ulang atau pemasang baru
  • Hemat dalam penggunaan kabel
  • Hemat dalam biaya

Kekurangan:

  • Jika ada satu komputer yang eror, maka keseluruhan jaringan juga akan ikut eror, solusinya adalah dengan penggunaan topologi ring ganda
  • Performa aliran lalu lintas data bergantung pada jumlah komputer pada jaringan tersebut
6. Topologi Dual Ring


pada topologi dual ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring  setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi.

Kelebihan Topologi Dual Ring

  • Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi

Kekurangan Topologi Dual Ring

  • Lebih Boros Kabel
  • Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison
7. Topologi Hybrid


Topologi hybrid adalah topologi jaringan yang sering digunakan pada jaringan yang berskala besar. Jenis topologi ini biasanya diterapkan ketika dilakukan penggabungan teknologi komputer dari dua perusahaan yang melebur dimana topologi jaringan komputer kedua perusahaan tersebut berbeda.

Secara sederhana, pengertian topologi hybrid adalah suatu topologi jaringan yang menggabungkan dua atau lebih topologi yang berbeda dan membentuk jaringan komputer yang baru.

Sebagai contoh, sebuah jaringan komputer dengan topologi star dihubungkan dengan jaringan komputer lainnya dengan topologi ring sehingga keduanya menghasilkan jaringan baru yang disebut topologi hybrid.

Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.

  • Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
  • Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
  • Kecepatan jaringan cukup stabil. 

Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.

  • Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.
  • Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  • Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hub, switch, router, access point, LAN card, dan wireless card.
8. Topologi Peer to peer




Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to Peer
  • Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  • Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to Peer
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
9. Topologi Broadcast


Topologi Broadcast merupakan type pertama dari topologi logic komputer. Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.

Kelebihan :
  • Dapat terhubung dengan berbagai jarak
  • Dapat diakses sepanjang hari
  • Sistem keamanan lebih kompleks 
  • Pengaturan lebih mudah
  • Kecepatan transfer yang seimbang dalam setiap perangkat
Kekurangan :
  • Biaya yang cukup mahal
  • Error pada host
  • Tidak menutup kemungkinan diserang oleh hacker
Untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai materi ini silahkan lihat video di link ini:


Demikian resume dari saya mengenai topologi jaringan, semoga bermanfaat dan mohon maaf apabila ada kekurangan. Terimakasih untuk yang sudah membaca blog ini.


Muhamad Fikrinoor Jayalasana
17190053
17.3A.01

TUGAS PERTEMUAN 14 MEMBUAT TOPOLOGI SEDERHANA

1.   Jalankan aplikasi Packet Tracer, lalu buatlah topologi jaringan seperti di atas , di sini kita menggunakan 1 Router (1941), 2 Switch (2...